Setiap tahunnya, Starbucks tidak hanya memanjakan pelanggannya dengan kopi klasik seperti Caffè Latte, Americano, atau Cappuccino, tetapi juga menghadirkan kreasi minuman musiman yang unik dan penuh kejutan. Tidak sedikit yang rela menunggu berbulan-bulan hanya untuk bisa mencicipi kembali rasa khas dari minuman Starbucks musiman yang muncul hanya dalam waktu tertentu.
Rasa nostalgia, perpaduan cita rasa khas musim, dan desain kemasan yang estetik menjadikan minuman Starbucks musiman sebagai fenomena yang selalu ditunggu-tunggu. Bagi sebagian pelanggan, ini lebih dari sekadar minuman—melainkan pengalaman tahunan yang menyenangkan, bahkan menghangatkan hati.
Dalam artikel ini, kita akan mengulas lima minuman Starbucks musiman yang paling populer dan membuat pelanggan setianya nggak sabar untuk datang lagi ke gerai setiap musim tertentu. Siap-siap tergoda dan mencatat jadwal kemunculan favorit kamu, ya!
- Pumpkin Spice Latte (Musim Gugur)
Tidak bisa bicara soal minuman Starbucks musiman tanpa menyebut Pumpkin Spice Latte (PSL). Dikenal luas sebagai minuman ikonik musim gugur, PSL pertama kali diperkenalkan pada tahun 2003 di Amerika Serikat dan sejak itu telah menjadi tradisi tahunan yang merambah ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Minuman ini merupakan kombinasi sempurna antara espresso, susu, dan sirup rasa labu dengan campuran rempah-rempah khas musim gugur seperti kayu manis, pala, dan cengkeh. Ditambah dengan whipped cream dan taburan bubuk rempah di atasnya, PSL memberikan kehangatan yang cocok dinikmati saat cuaca mulai dingin.
Di Indonesia, PSL biasanya muncul sekitar bulan September hingga awal November. Meski bukan musim gugur sungguhan, nuansa rasa dan aromanya tetap berhasil membawa kita masuk ke suasana cozy yang khas.
- Toffee Nut Latte (Musim Liburan)
Saat mendekati akhir tahun, Starbucks menghadirkan minuman Starbucks musiman yang tak kalah digemari, yaitu Toffee Nut Latte. Minuman ini hadir sebagai bagian dari koleksi liburan Natal dan menjadi salah satu favorit pengunjung sejak pertama kali diperkenalkan.
Toffee Nut Latte adalah kombinasi espresso, susu steam, dan sirup toffee nut yang manis dengan aroma kacang yang gurih. Di atasnya diberi whipped cream dan taburan toffee nut crunch untuk memberikan tekstur yang menyenangkan saat diminum.
Bukan cuma rasa yang memanjakan lidah, kemasan cup-nya juga spesial. Desain cup bertema liburan, biasanya dengan motif salju atau warna merah-hijau, semakin memperkuat nuansa akhir tahun. Banyak pelanggan yang menjadikan ini sebagai “penanda” datangnya musim liburan.
- Cherry Blossom Frappuccino (Musim Semi)
Beranjak ke musim semi, Starbucks tak mau ketinggalan merayakan keindahan bunga sakura. Maka lahirlah Cherry Blossom Frappuccino, salah satu minuman Starbucks musiman yang paling menarik dari segi visual.
Cherry Blossom Frappuccino adalah minuman non-kopi dengan cita rasa buah-buahan lembut seperti stroberi, white chocolate, dan sentuhan green tea (matcha) yang ringan. Warna pink pastel yang menggoda membuatnya sangat Instagramable dan cocok untuk pelanggan yang ingin minuman manis dan menyegarkan tanpa kandungan kafein berlebih.
Biasanya, varian ini hadir sangat terbatas, kadang hanya dalam waktu dua minggu di bulan Maret. Jadi, siapa cepat dia dapat!
- Summer Berry Panna Cotta (Musim Panas)
Saat musim panas tiba, minuman Starbucks yang paling diburu adalah Summer Berry Panna Cotta Frappuccino. Minuman ini adalah contoh sempurna dari bagaimana Starbucks memadukan dessert khas Italia—panna cotta—dengan minuman dingin khas mereka.
Frappuccino ini memiliki dua lapisan: lapisan bawah berupa panna cotta yang creamy dan lembut, serta lapisan atas berupa frappuccino dengan rasa berry campuran. Tekstur lembut dari panna cotta yang meleleh di mulut, ditambah rasa manis-asam dari berry, menjadikan minuman ini penyegar sempurna di hari yang terik.
Desainnya yang penuh warna juga menambah kesan menyenangkan, cocok untuk suasana ceria musim panas. Sayangnya, sama seperti varian musiman lainnya, minuman ini hanya hadir sebentar.
- Peppermint Mocha (Musim Dingin/Natal)
Satu lagi minuman Starbucks musiman yang sangat dinanti di akhir tahun: Peppermint Mocha. Perpaduan antara cokelat, kopi, dan rasa mint yang menyegarkan ini memberikan sensasi hangat sekaligus segar—cocok untuk musim dingin atau sekadar menikmati suasana Natal meski di negara tropis.
Espresso dan steamed milk dipadukan dengan sirup cokelat dan peppermint, lalu dihiasi dengan whipped cream dan serutan cokelat mint di atasnya. Rasanya kaya, manis, dan ada sensasi segar di akhir setiap tegukan.
Banyak orang yang menjadikan Peppermint Mocha sebagai minuman nostalgia saat liburan. Baunya yang harum dan rasanya yang khas bisa membawa kembali kenangan akhir tahun, bahkan bagi yang tidak merayakan Natal.
Kenapa Minuman Musiman Starbucks Begitu Dinanti?
Setiap minuman Starbucks musiman hadir tidak hanya dengan rasa yang khas, tetapi juga dengan cerita dan suasana yang dibawanya. Bagi pelanggan, minuman ini menjadi semacam “penanda waktu” dalam setahun. Rasanya seperti mengunjungi kembali kenangan setiap musim.
Selain itu, eksklusivitasnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Karena hanya tersedia dalam waktu terbatas, pelanggan merasa ada urgensi untuk mencoba atau menikmati kembali sebelum waktunya habis. Ini menciptakan semacam hype dan rasa antusiasme yang tidak ditemukan pada minuman reguler.
Dari Pumpkin Spice Latte hingga Peppermint Mocha, semua minuman Starbucks musiman memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri. Mereka bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga membawa pengalaman dan suasana yang khas setiap kali disajikan.
Jadi, lain kali saat kamu mendengar kabar bahwa salah satu varian musiman kembali hadir, jangan ragu untuk mampir dan mencicipinya. Siapa tahu, itu akan menjadi bagian dari momen favorit kamu dalam setahun.